BUATLAH PERBAIKAN SEDIKITNYA 10 HAL YANG ANDA
TEMUI. PERBAIKI EYD NYA.
1.
BAB I PENDAHULUAN
Sebelum
perbaikan:
Terdapat beberapa alat ukur standar yang bisa menjadi acuan
untuk dibandingkan dengan alat ukur lain pada saat pengkalibrasian, salah
satunya adalah MC5 atau multifunction calibrator.
Setelah
perbaikan:
Terdapat beberapa alat ukur standar yang bisa menjadi acuan
untuk dibandingkan dengan alat ukur lain pada saat pengkalibrasian, salah
satunya adalah MC5 atau multifunction calibrator.
2.
BAB I PENDAHULUAN
Sebelum
perbaikan:
MC5 merupakan suatu kalibrator multifungsi yang berkemampuan
untuk mengkalibrasi hambatan, arus, tegangan, suhu,
tekanan hingga frekuensi.
Setelah
perbaikan:
MC5 merupakan suatu kalibrator multifungsi yang berkemampuan
untuk: mengkalibrasi
hambatan, arus, tegangan, suhu, tekanan hingga frekuensi.
3.
BAB I PENDAHULUAN
Sebelum
perbaikan:
Multimeter atau yang biasa dikenal orang dengan AVO Meter
adalah suatu instrumen alat ukur komponen yang didalamnya terdapat kemampuan
mengukur voltmeter, ohmmeter maupun amperemeter sehingga kita dapat
mengetahui nilai tegangan, hambatan, atau arus.
Setelah
perbaikan:
Multimeter atau yang biasa dikenal orang dengan AVO Meter
adalah suatu instrumen alat ukur komponen yang didalamnya terdapat kemampuan
mengukur voltmeter, ohmmeter, maupun amperemeter
sehingga kita dapat mengetahui nilai tegangan, hambatan, atau arus.
4.
BAB I PENDAHULUAN
Sebelum
perbaikan:
Dr. Soedjana Sapien dan Dr. Osamu Nishino, Pengukuran Dan Alat-alat
Ukur Listrik, Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 1994, hlm. 19
Setelah
perbaikan:
Sapien. Soedjana dan Nishino. Osamu, Pengukuran dan Alat-Alat
Ukur Listrik (Jakarta: PT. Pradnya Paramita), hlm.19.
5.
BAB II KERANGKA TEORETIS DAN KERANGKA
BERFIKIR
Sebelum
perbaikan:
Agar alat ukur ini tetap siap unutk
pengukuran-pengukuran yang teliti, maka sebaiknya dilakukan kalibrasi secara
berkala, dalam interval waktu antara setengan tahun sampai dengan setahun.
Setelah
perbaikan:
Agar alat ukur ini tetap siap untuk
pengukuran-pengukuran yang teliti, maka sebaiknya dilakukan kalibrasi secara
berkala, dalam interval waktu antara setengan tahun sampai dengan setahun.
6.
BAB II KERANGKA TEORETIS DAN KERANGKA
BERFIKIR
Sebelum perbaikan:
Sebab-sebab kesalahan dalam pengukuran dapat
diklasifikasikan dalam tiga golongan, yaitu keteledoran, kesalahan sistematika dan
kesalahan tidak disengaja.
Setelah
perbaikan:
Sebab-sebab kesalahan dalam pengukuran dapat
diklasifikasikan dalam tiga golongan, yaitu:
keteledoran, kesalahan sistematika, dan
kesalahan tidak disengaja.
7.
BAB II KERANGKA TEORETIS DAN KERANGKA
BERFIKIR
Sebelum perbaikan:
Resolusi merupakan nilai skala terkecil / suatu ekspresi kuantitatif dari kemampuan alat
penunjuk untuk perbedaan yang cukup berarti antara nilai yang terdekat dari
jumlah yang ditunjukkan.
Setelah
perbaikan:
Resolusi merupakan nilai skala terkecil/suatu ekspresi kuantitatif dari kemampuan alat
penunjuk untuk perbedaan yang cukup berarti antara nilai yang terdekat dari
jumlah yang ditunjukkan.
8.
BAB V KESIMPULAN
Sebelum
perbaikan:
Avometer analog Sanwa360TRF (SYX-A) memiliki tingkat keakuratan
sebesar 0,30 untuk pengukuran tegangan, 0,58 untuk pengukuran arus, dan 0,68 untuk pengukuran hambatan.
Setelah perbaikan:
Avometer analog Sanwa360TRF (SYX-A) memiliki tingkat
keakuratan sebesar 0.30 untuk pengukuran
tegangan, 0.58 untuk pengukuran arus, dan 0.68 untuk pengukuran hambatan.
9.
BAB II KERANGKA TEORETIS DAN KERANGKA
BERFIKIR
Sebelum perbaikan:
MC5 tidak mengharuskan untuk menyimpan as left calibration.
Setelah perbaikan:
MC5 tidak mengharuskan untuk menyimpan as left calibration.
10.
BAB III METODE PENELITIAN
Sebelum perbaikan:
Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain:
kalibrator MC5, avometer analog Sanwa YX360TRF dan constant AM47 serta avometer
digital Constant 89, Sanwa CD800a, Mastech 8250A dan Dekko 99CF saerta power
suply DC.
Setelah perbaikan:
Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain:
kalibrator MC5, avometer analog Sanwa YX360TRF,
dan constant AM47 serta avometer digital Constant 89, Sanwa CD800a, Mastech
8250A dan Dekko 99CF saerta power suply DC.
Buatlah 5
istilah di bidang teknik elektro yang berasal dari bahasa asing yang Anda
kembangkan sendiri. Tata urutannya :
istilah asing yang diserap/diterjemahkan, istilah asingnya, kaidah yang
digunakan, arti dan makna istilah secara teknik elektro.
1.
Resolusi
Berasal dari kata resolution
Resolusi merupakan nilai skala terkecil/suatu ekspresi
kuantitatif dari kemampuan alat penunjuk untuk perbedaan yang cukup berarti
antara nilai yang terdekat dari jumlah yang ditunjukkan.
2.
Akurasi
Berasal dari kata akuration
Akurasi merupakan kemampuan dari alat ukur untuk memberikan
indikasi kedekatan terhadap harga sebenarnya dari objek yang diukur.
3.
Presisi
Berasal dari kata presition
Berbeda dengan akurasi, presisi adalah kecenderungan data
yang diperoleh dari perulangan mengindikasikan kecilnya simpangan (deviasi).
4.
Eksperimen
Berasal dari kata experiment
adalah suatu set tindakan dan
pengamatan, yang dilakukan untuk mengecek atau menyalahkan hipotesis atau mengenali hubungan sebab akibat antara gejala.
5.
Kalibrasi
Berasal dari kata calibration
Yaitu serangkaian kegiatan
yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau
sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai
yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi
tertentu.